<< / >>

<< >>

Kali ini, Ardi Susanti menerbitkan antologi puisi tunggal karyanya. Pada antologi yang diberi judul ‘Terbasuh Pesonamu’ ini, terdapat lebih 60 puisi karyanya yang sudah diseleksi, dan dibagi ke dalam lima tema. Pertama; Duniaku. Dalam tema ini Ardi mencoba menyajikan kisah dunia hidupnya bersama anaknya dan relasi hidupnya dengan yang lain. Kata ‘Nak’ dalam setiap puisi dari tema pertama, agaknya menempatkan Ardi dalan posisi lebih tua dari relasinya. Tema kedua: Tentang Kisah. Dalam puisi ini Ardi membagikan pengalaman hidupnya terhadap orang lain, berbicara tentang perempuan dan lainnya. Pada tema ini, puisinya tidak dalam suasana duka, tetapi lebih mencoba memberikan inspirasi terhadap orang lain. Ketiga: Aku dan Tuhanku. Dalam kisah pada puisi ini, Ardi bercerita menyangkut pengalaman personal terhadap Tuhan. Dia mentransendensi pengalaman hidup yang dijalani selama ini. Keempat: Rupa Negeriku. Pada puisi ini Ardi Susanti mencoba menyajikan kisah hubungan atau relasinya dengan negara, di mana dia menjadi salah satu warganya, dan tema kelima: Terbasuh Pesonamu, merupakan rumusan dari tema ketiga khususnya atau formulasi dari keseluruhan puisi. Pendek kata, puisi-puisi yang dia tulis, mungkin juga seni lukis karyanya, merupakan representasi dari apa yang dia sebut sebagai ‘Terbasuh Pesonamu’ salah satu judul puisi dari 64 puisi karyanya.