<< / >>

<< >>

Perbedaan dalam memahami isi Al-Qur’an dan sunnah Nabi sudah terjadi sejak zaman sahabat, demikian juga tabi’in, tabi’it tabi’in, serta para imam mazhab. Hal itu karena mereka memiliki pemahaman tersendiri terkait maksud dan makna teks Al-Qur’an dan hadis Nabi saw. Tidak pantas, sepertinya jika kita menghujat perbedaan yang terjadi pada mereka. Sebaliknya, yang menjadi keharusan kita adalah menghormati pendapat mereka dan mempelajari alasan-alasan mereka di samping belajar tentang toleransi mereka kepada orang yang tidak sepaham.