<< / >>

<< >>

Deskripsi:

Penelitian yang mengungkap tentang cara mendidiplinkan siswa melalui bimbingan konseling di madrasah, dalam pengembangan kompetensi hidup, siswa memerlukan layanan pendidikan yang tidak hanya mengandalkan layanan pembelajaran mata pelajaran dan manajemen, tetapi juga layanan bantuan lebih bersifat bantuan khusus yang bersifat psiko-edukatif melalui layanan bimbingan dan konseling. Layanan bimbingan dan konseling diperlukan karena setiap siswa mempunyai perbedaan kecerdasan, bakat, minat, kepribadian, kondisi fisik dan latar belakang keluarga serta pengalaman belajar yang menggambarkan adanya perbedaan masalah yang dihadapi siswa. Hasil penelitan ini dapat menjadi sumbangsih referensi tentang mata kuliah bimbingan konseling pada mahasiswa. Keberadaan bimbingan konseling di satuan pendidikan sebagai salah satu upaya secara sistematis, obyektif, logis serta berkelanjutan serta terprogram yang dilakukan seorang konselor atau guru bimbingan dan konseling untuk menfasilitasi perkembangan siswa untuk mencapai kemandirian hidupnya. Layanan bimbingan dan konseling bagi siswa mencakup: layanan pribadi, belajar, sosial dan karier dengan asas kerahasian kode etik BK, kesukarelaan, keterbukaan memberikan dan menerima informasi, keaktifan penyelesaian masalah, kemandirian pengambilan keputusan, kekinian penyelesaian masalah, kedinamisan sesuai perkembangan, keharmonisan layanan visi dan misi, profesionalisme dibidang BK, serta Tut Wuri Handayani menfasilitasi siswa mencapai tingkat perkembangan yang maksimal