<< / >>

<< >>

Deskripsi:

M asakan di meja makan keluarga Suharsa berubah dingin. Anak perempuan nomor dua di keluarga itu sedang melancarkan aksi bungkam diri. Ara mengunci diri di dalam kamar. Perutnya lapar, tetapi gengsinya lebih tinggi dari ubun-ubun. Aksi bungkamnya itu tidak lantas terjadi begitu saja. Sudah semingguan ini Ara memusuhi semua anggota keluarganya. Terutama Tita, kakak perempuan satu-satunya. Baginya, Tita adalah perusak kedamaian hidupnya. Bu Tiar melarang suami dan putri sulungnya makan duluan. Bu Tiar mewanti-wanti mereka untuk menghargai Ara. “Syarat makan di keluarga Suharsa adalah semua anggota keluarga berada lengkap di meja makan,” tutur Bu Tiar