<< / >>

<< >>

Sebagian besar puisi dalam kumpulan puisi ini lahir dari petualangan batin seorang laki-laki yang telah mengalami jatuh bangun dalam memahami dan membangun relasi dengan makhluk Tuhan yang disebut wanita. Beragam suasana batin seolah silih berganti dalam petualangan tersebut. Ada saat bahagia, ada saat kecewa, bahkan sekali peristiwa dalam keterpurukan dan keputusasaan yang berkepanjangan. Dalam kumpulan puisi ini terselip juga beberapa puisi yang bertema sosial, berisi kritik terhadap kondisi sekitar penulis yang begitu menggelitik.