<< / >>

<< >>

Faktor penyebab terjadinya bencana secara alami pada dasarnya merupakan gejala alam yang terjadi pada lingkungan tertentu. Namun, persoalannya adalah apakah gejala alam tersebut menimbulkan dampak merugikan bagi kehidupan manusia? Besar kecilnya dampak buruk yang muncul akibat bencana akan lebih ditentukan dan dipengaruhi oleh manusianya sendiri dalam merespon bencana tersebut. Respon manusia terhadap dampak yang muncul tercermin pada sikap manusia dalam melakukan pengelolaan bencana sebagai upaya mengurangi dampak yang tidak diinginkan. Pengelolaan bencana merupakan tindakan yang menekankan pada kesiapan manusia dalam menghadapi persoalan-persoalan bencana yang tujuannya untuk meminimalkan dampak yang muncul. Dalam hal ini tindakan-tindakan yang dilakukan diarahkan pada upaya yang sifatnya antisipatif dan pencegahan. Bertolak pada pernyataan di atas maka kami memberanikan diri menyajikan buku ”Angin Pembawa Bencana”. Buku ini disusun untuk memberi gambaran ilmiah mengenai angin, terutama angin puting beliung, yang sering menimbulkan bencana di negara kita. Harapan kami, buku ini bisa menjadi bahan referensi dalam upaya mereduksi dampak yang muncul akibat bencana angin puting beliung. Buku ini terbagi menjadi empat bagian yang menyajikan secara lengkap fakta kejadian angin puting beliung di berbagai tempat, tanda-tanda terjadinya, tindakan prabencana, saat bencana, dan pasca bencana, serta usaha-usaha pencegahan terpadu, baik yang bersifat fisik maupun sosial. Harapan kami lebih jauh, buku ini dapat menjadi salah satu bahan rujukan dari usaha pencegahan yang bersifat sosial terhadap dampak angin puting beliung.