<< / >>

<< >>

Antologi puisi yang diberi judul ‘Wajah Ibu’ ini, menghadirkan 35 perempuan yang menulis puisi. Beberapa dari mereka bisa ditemukan dalam antologi puisi bersama atau telah memiliki antologi puisi sendiri, atau malah sudah menerbitkan novel atau kumpulan cerpen. Ini artinya, jumlah 35 penyair perempuan dalam antologi puisi ini, belum digabung dengan antologi puisi lainnya yang sudah diterbitkan, bahkan titelnya bisa mengejutkan: 100 Penyair perempuan. Atau antologi puisi yang lain, yang diterbitkan di daerah berbeda dan diikuti sejumlah penyair perempuan, yang tidak tergabung dalam antologi puisi lainnya, dan diterbitkan di lain daerah. Yang ingin saya katakan, di daerah-daerah di Indonesia, bisa kita temukan ‘munculnya’ perempuan yang begitu tekun dengan puisi. Dalam kata lain, penyair perempuan melimpah di dunia sastra, lebih-lebih puisi, yang dikenal sepi.