<< / >>

<< >>

Destination branding bukanlah hal yang mudah, apalagi jika banyak pihak terlibat dalam pembentukan dan pengelolaan destinasi wisatanya. Pemetaan berbagai pihak yang terlibat penting dilakukan untuk mengetahui pendapat, harapan, rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap keberlangsungan dan pengembangan destinasi wisata. Proses penciptaan merek suatu wilayah bukanlah proses sederhana yang dapat dilakukan dalam waktu singkat. Diperlukan pemahaman yang komprehensif mengenai dinamika suatu kota yang tercipta dari interaksi antara masyarakat, pemerintah, pelaku industri, pendatang dan pemangku kepentingan lain. Pemetaan stakeholder penting dilakukan untuk mengetahui dan menggali persepsi, harapan, rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap keberlangsungan dan pengembangan kota. Disamping itu potensi kota dari sisi sumber daya alam dan budaya masyarakat setempat juga harus digali, sebelum akhirnya dapat menetapkan keunikan yang dapat diolah untuk dijadikan merek suatu kota.