<< / >>

<< >>

Singgah. Sebagaimana judul buku tertulis, buku antologi cerpen yang memuat kisah cinta pertama ini berisikan tentang tempat berlabuh yang masih dicari oleh si pemilik hati. Tidak pernah ada dermaga terkahir. Karena sejatinya, semua hanyalah tempat persinggahan. Para penulis di dalam buku ini menuangkan bagaimana cinta pertama menjadi satu dari dermaga yang dituju itu, untuk sejenak disinggahi, pergi dan kemudian berlabuh lagi. Maka ketika kamu membaca buku ini, akan terenyak pada satu hal yang perlu untuk diketahui; apapun warna yang ditorehkan, bagaimanapun rasa yang ditinggalkan, cinta pertama selalu memiliki tempat tersendiri dalam sudut tak terjamah walau ia hanya sebatas singgah.