<< / >>

<< >>

1823. Sungai Grand—perbatasan antara Dakota Utara dan Selatan. Hugh Glass, penjelajah berpengalaman dan ahli melacak jejak, tak menyangka masih bisa hidup. Ketika berhadapan dengan beruang grizzly, dia terluka sangat parah. Semua orang di rombongannya menyangka hidup Glass tak akan bertahan lama. Dua orang rekan seperjalanannya diperintahkan merawat dan menunggui Glass yang sedang sekrang. Alih-alih membantu, mereka justru kabur dengan membawa semua peralatan bertahan hidup milik Glass. Pengkhiantaan itu membuat Glass bersikeras bertahan hidup demi satu tujuan: membalas dendam. Dengan tekad kuat, Glass merangkak sejauh ratusan mil di perbatasan dataran Amerika, mengejar incarannya. Inilah kisah mendebarkan mengenai pengkhianatan, keserakahan, juga perjuangan antara hidup dan mati—perjalanan luar biasa dari seorang penjelajah di dataran Amerika pada abad ke-19.