<< / >>

<< >>

Deskripsi:

Puji syukur kami haturkan kehadirat Allah Swt. Berkat limpahan karunia-Nya, kami dapat menyelesaikan penulisan buku Recovery Literasi dan Numerasi Siswa Sekolah Dasar pada Masa Pandemi Covid-19 melalui Program Kelompok Belajar Berbasis Dunia Imajinasi. Buku ini disusun karena adanya fakta bahwa beragam survei di tingkat nasional dan internasional secara konsisten, menunjukkan aspek literasi dan numerasi tersebut tidak mengalami peningkatan signifikan bahkan cenderung menurun. Kondisi tersebut terjadi karena proses pembelajaran di satuan pendidikan belum sepenuhnya menekankan pada literasi dan numerasi sebagai dasar berpikir. Rendahnuya literasi dan numerasi siswa diperparah dengan adanya pandemi Covid-19 yang memaksa siswa belajar di rumah. Ketidaksiapan guru menyelenggarakan pembelajaran dalam jaringan dan minimnya sarana-prasarana pendukung mengakibatkan kegiatan pembelajaran tidak dapat dilaksanakan secara maksimal. Survei Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengungkap bahwa 67,11% guru mengalami kendala dalam mengoperasikan perangkat digital. Di lain sisi, 88,7% siswa kekurangan fasilitas pendukung seperti laptop, listrik, jaringan internet, dan gawai. Dampaknya, siswa tidak konsentrasi dalam mempelajari materi (51,1%). Berdasarkan survei Komisi Perlindungan Anak Indonesia, 76,7% siswa tidak suka belajar dari rumah. Sebab, menurut pengakuan 37,1% siswa, mereka merasa kurang istirahat dan kelelahan karena mengerjakan tugas semua mata pelajaran. Hal tersebut berdampak pada terjadinya penurunan penurunan kemampuan belajar atau sering disebut learning loss, yang salah satu tandannya yakni menurunnya literasi dan numerasi siswa. ii | Untuk melakukan pemulihan literasi dan numerasi di sekolah, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan. Di sinilah urgensi dosen untuk turut serta memulihkan literasi dan numerasi siswa melalui pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Buku ini tersusun berkat kerja keras tim penulis dan partisipasi dari berbagai pihak, khususnya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, c.q. Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) yang telah memberikan hibah Program Kemitraan Masyarakat No. 095/E5/RA.00.PM/2022. Publikasi ini merupakan bagian dari luaran Program “Pokjar RELINA berbasis Dunia Imajinasi” untuk Recovery Literasi dan Numerasi Siswa Sekolah Dasar pada Masa Pandemi Covid-19 di Desa Perbatasan (Desa Pacing Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro) yang mendapat dukungan pendanaan dari DRTPM Ditjen Diktiristek melalui Program Hibah Kompetitif Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat. Isi dari panduan ini menjadi tanggungjawab penulis, dan tidak mencerminkan pandangan atau sikap dari DRTPM. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, c.q. Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM), LPPM IKIP PGRI Bojonegoro, teman sejawat, dan peserta didik yang telah membantu menyelesaikan buku panduan ini. Penulis mengucapkan terima kasih juga kepada mitra pengabdian dan pembaca yang telah menggunakan buku ini. Oleh karena itu, perlu dibentuk tim pengabdian kepada masyarakat untuk berkolaboratif dengan guru- guru. Keberadaan tim pengabdian kepada masyarakat sangat strategis dalam pemulihan literasi dan numerasi di sekolah. Strategi implementasi di ranah fisik, sosial-afektif, dan akademik menjadi langkah pertama untuk terciptanya budaya literasi di sekolah. Sekolah | iii akhirnya menjadi simpul kolaborasi yang bertujuan membangun warga sekolah sebagai pembelajar sepanjang hayat. Buku ini dibuat sebagai media pengantar bagi penyamaan persepsi semua pihak dalam memulihkan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar melalui pembelajaran berbasis imajinasi. Apabila buku ini memiliki kekurangan, tim penulis mengakui kekurangan tersebut. Oleh karena itu, tim penulis menunggu kritik konstruktif dari pembaca untuk memperbaiki buku ini agar sesuai dengan yang diharapkan pembaca. Kritik tersebut akan memberikan banyak andil dalam penulisan edisi selanjutnya (revisi). Kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, c.q. Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM), LPPM IKIP PGRI Bojonegoro, teman sejawat, mahasiswa, mitra, dan pembaca, hanya ungkapan terima kasih dan doa yang dapat penulis persembahkan. Semoga, semua yang telah memeberikan bantuan dan partisipasi kepada tim penulis dinilai sebagai ibadah. Semoga buku ini bermanfaat bagi guru dan pendidik sebagai upaya pemulihan literasi dan numerasi siswa.