<< / >>

<< >>

Atas nama cinta, ada yang memutuskan bersama namun pada akhirnya berpisah. Di akhir, perselisahan dan ketidakcocokan menjadi alasan untuk bubar. Di sisi lain, tanpa cinta, ada pula yang terpaksa bersama namun pada akhirnya saling jatuh cinta. Di akhir, cinta semakin lekat, semakin tumbuh dan bersemi. Prinsip yang sejalanlah menjadi alasan untuk semakin langggeng, terus bahagia hingga tak mengenal kata berpisah. Ya, cinta itu sulit ditebak selama tempatnya masih di dunia. Tak ada yang abadi, tak ada yang sejati. Maka, sangat penting untuk memahami ke arah mana cinta yang dirasakan. Menjadi wajib untuk selalu menempatkannya pada jalur yang ditetapkan-Nya, berdasarkan aturan-Nya. Hadirnya buku ini sebagai pengingat bahwa sebenarnya tujuan kita dalam cinta hanya satu, menggapai rida-Nya. Tentang bagaimana kita harus bersikap ketika mencintai dan dicintai, semuanya dibahas dalam buku ini.  Selamat membaca! Nanti, Kita Benar-Benar Jatuh Cinta.