<< / >>

<< >>

“Antara bekerja dan rezeki, bukanlah dua hal yang selalu harus menjadi hukum sebab akibat, karena rezeki kadang perlu kita tafakkuri.” —Ustadz Salim A Fillah, dai dan penulis buku keislaman. “Bekerja itu untuk menyempurnakan kewajiban. Seperti halnya melaksanakan perintah shalat, perlu pakaian dan untuk membeli pakaian perlu uang. Untuk dapat uang, seseorang harus kerja.” —Ustadz Wijayanto, dai dan pengasuh Pesantren Bina Insan Anak Sholeh, Yogyakarta. Banyak orang yang salah paham mengenai hakikat rezeki. Sebagian besar orang memahami bahwa rezeki ditentukan oleh pekerjaan. Nyatanya, tidak sedikit orang yang memiliki pekerjaan yang sama, tetapi kekayaan mereka jauh berbeda. Oleh karena itu, buku ini hadir untuk menjelaskan hubungan pekerjaan dan kekayaan dengan berpijak pada hakikat rezeki. Bersama buku ini, Anda akan mengetahui cara-cara mendapatkan kekayaan sejati yang tidak hanya dirasakan di dunia, tetapi juga di akhirat. So, segeralah miliki buku ini dan jadilah orang yang benar-benar kaya!