<< / >>

<< >>

Deskripsi:

B apak beri satu kali kesempatan, lagi. Ini kesempatan terakhir kamu untuk perbaiki nilai. Berhasil di ujian tengah semester dengan nilai di atas 80, kamu boleh terus sekolah di sini. Tapi, kalau gagal ... maaf, kamu harus mau pindah ke SMK Sana.” Suara tegas itu memenuhi atmosfer udara di ruangan wakil kepala sekolah, yang tidak seberapa luas dan hanya diisi meja kerja, satu stel kursi berbusa tipis, dan lemari berisi fail-fail data murid. Ada juga pigura yang memuat foto presiden dan wakilnya, mengapit pigura berisi gambar Garuda Pancasila. Selain itu ada kipas angin di sudut ruangan, warnanya pink. “Saya menolak untuk belajar. Bapak tahu sendiri, kan, kalau saya ini dilahirkan bukan untuk dikekang aturan yang otoriter? Jiwa saya jiwa bebas!” seru siswa yang tengah berhadapan dengan wakil kepala sekolah, penampilannya klimis dan klasik