<< / >>

<< >>

Selama berabad-abad lamanya Islam dituding sebagai agama yang irasional dan tidak ilmiah. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan sains dan teknologi yang kian pesat, tudingan miring yang dilontarkan oleh kaum materialis dan orientalis tersebut dengan sendirinya terbantahkan. Apalagi, fakta-fakta ilmiah mengenai keistimewaan Islam justru banyak diungkapkan oleh para ilmuwan yang validitas keilmuannya telah diakui dunia. Kandungan al-Qur’an dan hadits terbukti tidak bertentangan dengan ilmu pengetahuan modern. Bahkan, Islam justru menjadi referensi dari upaya penemuan-penemuan modern itu sendiri. Misalnya, sebelum para ilmuwan berhasil mengungkapkan beberapa tahap penciptaan manusia di dalam rahim, pada abad ke-7 Masehi, al-Qur’an telah menginformasikan proses penciptaan manusia secara akurat. Nah, buku yang ada di hadapan pembaca ini memaparkan bukti-bukti kuat mengenai rasionalitas Islam. Dengan kata lain, Islam sama sekali tidak mengingkari akal sehat. Islam itu ilmiah. Selamat membaca! “Fakta-fakta sains yang dinyatakan dalam al-Qur’an merupakan bukti bahwa agama Islam senantiasa memandu dan mendorong ilmu pengetahuan, serta memberikan pendidikan secara absolut tanpa kontradiksi antara al-Qur’an dengan fakta ilmiah terkini.” —Syekh Abdullah M. Al-Ruhaili, Dosen Pasca Sarjana Jurusan Akidah, Universitas Islam Madinah. “Semangat Islam ialah semangat ilmiah. Oleh karenanya, dalam al-Qur’an, kita bisa mendapati banyak fakta-fakta ilmiah yang disampaikan dengan bahasa yang mudah dicerna, jelas, dan gamblang.”—Ahmad Mahmud Sulaiman, penulis buku laris Tuhan & Sains.