<< / >>

<< >>

Malam itu, Vivi janjian sama Adek kelasnya yang bernama Aththayya untuk teleponan. Sebenarnya Aththayya yang sudah lama sekali ingin bercerita kepada Vivi tentang beberapa hal. Sampai pada akhirnya, di sela-sela mereka berteleponan, Aththayya tiba-tiba mengajukan sebuah pertanyaan yang membuat Vivi terdiam cukup lama. Dimana pertanyaan yang Aththayya tanyakan itu perihal, “Ada cowok yang lagi lo suka nggak, Kak, saat ini?” Sebenarnya pertanyaan yang ditanyakan Aththayya sangatlah sederhana. Namun bagi Vivi pada malam hari itu, pertanyaan itu berhasil membuatnya kembali mengingat sosok itu. Sosok pria yang memilki nama Aldo. Dulu saat mereka masih SMA, Vivi dan Aldo begitu dekat. Bahkan kedekatan mereka berdua berhasil membuat banyak pihak di Sekolahnya menganggap Vivi dan Aldo bukan dua orang teman atau dua orang sahabat lagi. Mereka justru beranggapan bahwa Vivi dan Aldo menjalin hubungan yang spesial. Meski banyak yang memilki anggapan seperti itu, baik Vivi dan Aldo selalu menekankan kepada mereka, bahwa hubungan mereka berdua hanya sekedar teman dekat dan tidak lebih. Namun sayangnya, seiring berjalannya waktu. Perasaan Vivi yang menganggap Aldo sebagai teman, perlahan berubah. Dimana pada sore menjelang malam hari itu, ketika hujan turun dengan begitu deras, Vivi menyadarinya. Bahwa sejak hari itu, dia tidak lagi bisa melihat Aldo sebagai seorang teman pria untuknya. Melainkan, melihatnya sebegai seorang pria seutuhnya.