<< / >>

<< >>

Masya Allah. Dengan membaca buku ini, inspiring dan menambah semangat! ~Henmaidi, Ph.D Master Trainer Andalasian Character Unand~ Tulisannya bagus, menyentuh dan memotivasi kita untuk berbakti dan taat sama ibu. ~Dhiyaul Islam, Pelajar Mevlana Anadolu Imam Hatip International High School Konya Turki~ Ibu, ibarat karang di lautan, berulang kali dihantam ombak, namun tetap kokoh bertahan. Ibu, engkaulah sosok wanita terkuat yang pernah ada dalam hidupku. Membimbingku dengan kesabaranmu. Mendoakanku dengan air mata tulusmu. Ibu, aku ingin ke syurga bersamamu. ~Ika Rosmayanti,S.Farm Hafidzah 30 Juz~ Ibu yang sederhana. Yang sabar, yang baik, yang hatinya seluas samudra. Ibu... Semoga Allah membalas kelelahan, kesulitan dan kesedihannya, dengan kebaikan di dunia dan kemudahan langkah menuju surga-Nya. Amin ya Rabb. ~Dian Milvita, M.Si Dosen FMIPA UNAND~ Ibu memang selalu seperti itu, dibalik senyumnya terdapat luka kehidupan yang menyembilu. Dibalik mata sendunya terdapat perjuangan yang begitu pilu. Buku ini hadir untuk mengingatkan kita bahwa dibalik jejak hidup kita, ada sosok wanita yang berkorban lebih untuk kita, yaitu, ibu. ~Azmul Pawzi, SE Penulis Buku Sewindu Menata Rindu~ Sungguh beliau wanita yang sangat beruntung. Mempunyai anak yg luar biasa. Insya Allah anaknya lah yg akan mewujudkan segala kebahagiaannya. ~Febta Salatisari, S.Pd Pengajar MTs. STI Nurul Yaqin Lunang~ Tulisannya menyentuh. Semangat menggapai cita-cita dan buat bangga orang tua ya? ~Yasir Amrullah, S.Si Mahasiswa Pascasarjana Unand~