<< / >>

<< >>

“Jadi, aku ini apa?” tanya Audy penasaran setelah ia duduk berhadapan dengan kedua pria berwajah tampan tersebut. “Kamu sama seperti kami … malaikat juga dulunya,” balas pria di hadapannya yang sebelumnya memperkenalkan dirinya sebagai Azalel. “Lalu, kenapa kalian baru muncul sekarang?” tanya Audy lagi sambil menyesap frappuccinonya. “Karena kamu masuk ke dalam jasad bayi yang baru lahir sehingga sulit sekali ditemukan. Sementara, di saat yang sama, ada jutaan bayi di seluruh dunia yang juga terlahir di jam yang sama. Kami harus memeriksa semua identitas bayi tersebut satu per satu,” keluh Azalel dengan wajah datarnya tanpa emosi. “Lalu, bagaimana kalau aku tidak mau kembali ke surga?” “Terserah, tapi biar kuberitahu saja, ya? Memiliki kekuatan seorang malaikat di dalam tubuh manusia itu sama sekali tidak menyenangkan. Kamu akan bisa menilai mereka secara jujur dan adil. Kamu akan bisa melihat hal-hal yang tidak seharusnya kamu lihat. Nah, kamu sanggup?” Audy terdiam. Ia bingung. Ulang tahunnya sekitar tiga bulan lagi dari sekarang. Mulai dari hari ini, ia benar-benar harus berpikir dan membuat sebuah pilihan.