<< / >>

<< >>

Deskripsi:

Aku pergi, ya?” Ini sudah dua kali dalam lima menit aku bertanya demikian kepada perempuan yang duduk di depanku. Dia masih tetap bergeming—menatap penuh ke layar laptopnya yang terlihat lebih besar daripada kepalanya. Setengah jam berlalu sejak aku menyelesaikan makan siangku. Dan, harusnya aku bisa langsung pergi meninggalkannya sendirian. “Aku pergi.” Ini yang kali ketiga. Dia—perempuan di depanku—mendengus sebal. “Pergi sana,” katanya bersungut-sungut. Dia bahkan belum menghabiskan makan siang dalam kotak bekal yang dibawanya. Tapi, jari-jarinya masih ajek menarinari di atas keyboard. Aku diam saja. Menatap kotak bekal biru miliknya. “Habiskan dulu makan siangmu.” “Iya, ini hampir selesai.”