<< / >>

<< >>

Zuhdan sempat kehilangan penglihatannya karena kecelakaan. Selama masa berat itu, ada sahabat adiknya yang tinggal bersama mereka, Mahiya. Ketika sudah bisa melihat kembali, Zuhdan yang sedang berada di Inggris meminta dikirimi foto Mahiya pada Salsa. Mahiya mengizinkan. Namun, file berisi fotonya disertai file lain yang berisi tulisan berikut. BILA ENGKAU TIDAK PUNYA MALU, MAKA LAKUKAN APA PUN SESUKA HATIMU!!! Kalimat Mahiya membuat Zuhdan tertegun. Lalu merasa malu. Sejak saat itu, sementara menghabiskan masa kontrak kerja di Inggris, Zuhdan justru memiliki rasa penasaran yang semakin tinggi pada Mahiya. Tanpa ia sadari, sedikit demi sedikit hatinya tersaput pengalih dari Rabb-nya.