<< / >>

<< >>

Dania yang biasa tinggal di dekat rel kereta api terpaksa harus pindah rumah. Sebab, ayah Dania yang diajak melaut oleh tetangganya, hilang di lautan. Tidak ada yang tahu di mana keberadaan ayah Dania. Ibu memutuskan untuk memindahkan Dania sementara waktu ke rumah Bi Nina, saudara Ibu yang rumahnya dekat bandara. Ibu kembali ke rumah menunggu Ayah. Tapi, Ibu berjanji kelak kalau Ayah sudah ditemukan, Ibu akan mengambil Dania kembali. Di tempat yang baru, Dania berteman baik dengan Laras yang kakinya sakit hingga harus berada di kursi roda. Juga dua sahabatnya, Toro dan Birin. Namun Dania terus dimusuhi oleh Bang Oyan, anaknya Bi Nina. Dania ingin sekali naik pesawat untuk mencari ayahnya yang hilang di lautan. Dengan dibantu Birin dan Toro, Dania bisa memasuki bandara dengan diam-diam. Wah, betapa takjubnya Dania melihat banyak pesawat. Namun, masuk bandara tanpa ijin tentu saja berbahaya. Apalagi mereka harus sembunyi jika mobil patroli penjaga bandara melintas. Wah, Dania benar-benar deg-degan! Bisakah Dania naik pesawat dan menemukan ayahnya kembali? Bagaimana dengan Bang Oyan yang suka nakalin Dania? Baca novel ini sampai tuntas ya, pasti rasa penasaran kamu akan terobati!