<< / >>

<< >>

Mendung, sesuai namanya selalu menjalani hari-hari dengan penuh mendung dan nuansa abu-abu. Ia nyaris tidak merasakan bahagia dalam hidupnya apalagi setelah kedua orang tuanya meninggal saat ia duduk di bangku SMA. Namun kehadiran Verani membuat hidup Mendung tak sepi lagi. Betahun-tahun bersahabat dengan Verani ternyata malah membuat Mendung tak mandiri. Sampai kemudian Verani merebut cinta pertama Mendung dan menyingkirkan Mendung dari kantor baru mereka