<< / >>

<< >>

Ketika kesempatan kedua untuk merengkuh hati seseorang hadir kembali dalam kehidupanmu, bisakah kamu memilih untuk tetap memperjuangkannya? Meski sulit untuk meraihnya. . . Suara itu membuatku memalingkan wajah dari kopi yang baru saja aku beli. Mataku langsung menangkap sosoknya. Aku tersenyum sendiri. Dia melompat-lompat seperti anak kecil yang senang baru saja mendapatkan permen dari orang tuanya.